
Rubik adalah permainan teka-teki mekanik berbentuk kubus warna-warni yang dapat disusun secara acak, tugas kita dalam permainan tersebut adalah menyusunnya kembali agar semua sisinya memiliki warna yang sama. Meskipun terlihat sederhana, namun dalam memainkannya bukanlah perkara mudah. Perlu latihan, tingkat konsentrasi dan kecermatan yang tinggi untuk menyelesaikannya.
Permainan Rubik diciptakan oleh pemahat dan profesor arsitektur Hungaria, Ernő Rubik sekitar tahun 1974. Rekor dunia untuk Rubik 3x3x3 dipegang oleh Collin Burns dari Amerika Serikat dengan catatan waktu 5,25 detik di kompetisi Doylestown Spring 2015 pada April 2015, lalu Mats Valk dari Australia di kompetisi Zonhoven terbuka 2013 dengan catatan waktu 5,55 detik mengalahkan Feliks Zemdegs dengan catatan waktu 5,66.
Saat ini, dengan kecanggihan teknologi yang serba ada telah tercipta sebuah robot bernama Sub1. Sebuah robot yang diciptakan oleh insinyur industri dan ekonom, Adam Beer. Beer mengatakan bahwa Sub1 merupakan mesin pertama yang mampu menyelesaikan Rubik 3x3x3 dalam waktu 0,887 detik.
Begitu tombol start ditekan, terdapat dua webcam yang masing-masing akan menangkap gambar dari tiga sisi Rubik. Gambar tersebut kemudian diteruskan ke laptop, yang akan mengidentifikasi berbagai warna dan menghitung solusi penyelesaian Rubik dengan mengimplementasikan algoritma dua fase Tomas Rokicki dan Herbert Kociemba.
Setelah solusi ditemukan, laptop akan meneruskan perintah tersebut ke sebuah papan mikrokontroler yang mampu memutar enam sisi Rubik dengan kecepatan tinggi. Sub1 dapat menyelesaikan teka-teki Rubik tersebut dengan 20 gerakan dalam waktu 0,887 detik. Penasaran dengan aksi cepatnya? Silahkan saksikan video berikut ini.

0 Komentar